Sabtu, 28 Juli 2012

Obat Radang Telinga Tradisional

 Obat Radang Telinga Tradisional

Anda menderita radang telinga? Ingin Segera Sembuh? Segeralah lakukan pengobatan dengan obat radang telinga tradisional Jelly Gamat Luxor yang sudah terbukti keampuhannya. Obat radang telinga tradisional Jelly Gamat Luxor mampu mengobati peradangan secara alami tanpa efek samping.

Apa Itu Radang Telinga?

Radang telinga adalah peradangan yang terjadi pada area sekitar telinga yang disebabkan karena adanya infeksi. Radang telinga dapat dikategorikan berdasarkan lokasi tempat terjadinya peradangan. Pertama, Radang telinga luar atau otitis eksterna adalah infeksi yang terjadi di liang telinga luar sedangkan yang kedua, radang telinga tengah atau otitis media yaitu radang telinga tengah dengan adanya lubang (perforasi) pada gendang telinga (membran timpani) dan riwayat keluarnya cairan (sekret) dari telinga (otorea) lebih dari 2 bulan, baik terus menerus atau hilang timbul.

Penyebab Radang Telinga

Radang telinga dapat disebabkan oleh bakteri ataupun virus. Bakteri penyebab otitis media adalah Streptococcus pneumoniae, Haemophilus influenzae dan Moraxella cattarhalis.

Infeksi ini menyebar melalui tabung Eustachio ke telinga bagian tengah. Jika tabung Eustachio sedikit atau tidak bekerja secara efisien, maka resiko tertular infeksi ini menjadi lebih tinggi, dan hal ini paling sering dialami anak kecil. Infeksi in juga dapat disebabkan oleh penyakit pada masa kanak-kanak, seperti campak.

Gejala terjadinya penyakit radang telinga :

  • Keluarnya cairan (terkadang seperti ingus) dari lubang telinga. Cairan ini bisa keluar terus menerus atau kadang-kadang.
  • Terasa gatal bahkan sakit yang luar biasa pada telinga
  • Tertutupnya lubang telinga akibat infeksi
  • Pendengaran berkurang
  • Demam tinggi kadang disertai dengan diare
  • Selera makan berkurang atau hilang, hal ini disebabkan karena telinganya akan sakit pada saat mengunyah dan menelan.

Solusi terbaik mengobati radang telinga adalah dengan pengobatan tradisional radang telinga dengan menggunakan obat radang telinga tradisional jelly gamat luxor yang terbuat dari bahan alami non kimia sehingga aman dan tidak akan menimbulkan efek samping untuk kesehatan tubuh. Untuk informasi harga dan pemesanan silahkan klik Cara Pembelian Jelly Gamat Luxor

Khasiat Obat Radang Telinga Tradisional Jelly Gamat Luxor

Jelly gamat luxor sebagai obat radang telinga tradisional yang multikhasiat terbuat dari bahan alami ekstrak teripang yang kaya akan nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Keistimewaan dari jelly gamat luxor sebagai obat radang telinga tradisional adalah kandungan nutrisinya yang sangat lengkap yaitu mengandung 9 jenis karbohidrat, 19 asam amino, 25 komponen vitamin, 59 jenis lemak, 5 jenis sterol, dan 10 jenis mineral. Kandungan yang lengkap tersebut mampu membangun kekebalan tubuh dan memberantas berbagai macam bakteri.

Keistimewaan lain dari obat radang telinga tradisional jelly gamat luxor memiliki kandungan teripang laut yang bersifat meregenerasi sel secara cepat. Kandungan utama teripang pada jelly gamat luxor mampu memperbaiki sel jaringan yang rusak secara cepat yang diakibatkan oleh peradangan atau infeksi. Teripang juga mengandung Holturin yang bersifat antivirus, anti peradangan dan antikanker. Semua kandungan itulah yang dipercaya dapat mengobati penyakit radang telinga dengan cepat, aman dan juga tidak menimbulkan efek samping bagi tubuh.
Untuk informasi harga dan pemesanan silahkan klik Cara Pembelian Jelly Gamat Luxor

Testimoni Penymbuhan Setelah Mengkonsumsi Obat Radang Telinga Tradisional Jelly Gamat Luxor

Menghadang Radang Telinga (Trubus 481 – Desember 2009)

Anak Anda kerap menonton TV dengan suara keras? Itulah salah satu indikasi penyakit Glue Ear, seperti dialami Chintya Valentina. Sebanyak 6,6 juta orang Indonesia mengidap penyakit itu. Nina Lestari terperanjat melihat anaknya: Chintya Valentina (bukan nama sebenarnya) asyik menyaksikan TV bersuara sangat keras sehingga memekakkan telinga. Padahal, Chintya hanya berjarak 6 meter di depan kotak ajaib itu. Oleh karena itu Nina bergegas mengambil remote dan mengecilkan volume suara televise. Namun, Chintya mengambil remote dan memperbesar kembali volume televisi.

Semula Nina menganggap itu hanya keisengan bocah berusia 5 tahun. Namun beberapa bulan berselang, Chintya kerap mengeluh tak bisa mendengar . Dampak dari gangguan pendengaran itu, Chintya yang duduk di barisan belakang di kelas harus bolak-balik ke depan untuk menyimak pelajaran.

Lem Telinga

Ibu 3 anak itu sangat khawatir sehingga membawa Chintya ke dokter spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan (THT) di Jakarta Selatan. Setelah memeriksa intensif, dokter mendiagnosis Chintya menderita glue ear. Orang awam menyebutnya congek atau kopok. Lazim pula dikenal sebagai otitis media sipuratif kronik (OMSK). OMSK merupakan infeksi telinga bagian tengah, biasanya disertai pengeluaran cairan dari liang telinga sehingga disebut supuratif . Disebut kronik jika penyakit ini hilang-timbul atau menetap selama 2 bulan atau lebih.

Menurut dr Maria Theresia Karnadi di Jakarta, Radang Telinga glue ear merujuk pada terjadinya penyumbatan cairan kental di telinga bagian tengah. Akibatnya pendengaran penderita terganggu. Penyebabnya beragam: alergi, infeksi kuman, dan kerusakan mekanis pada tuba auditorius – saluran penghubung antara telinga dan hidung. (obat radang telinga tradisional)

Survei departemen kesehatan menunjukkan kuman penyebab OMSK antara lain Staphylococcus aureus sebanyak 26%, Pseudomonas aeruginosa 19,3%, Streptococcus epidermidimis 10,3%, gram positif lain 18,1% serta kuman gram negatif lain sebanyak 7,8%.

Untuk mengatasi gangguan pendengaran itu, dokter meresepkan obat semprot hidung, digunakan tiap pagi dan malam, serta antialergi. Meski disiplin mengkonsumsi obat selama 5 bulan, gangguan pendengaran itu tak kunjung hilang. (obat radang telinga tradisional)

Bahkan pada 2008 Chintya harus menjalani operasi untuk mengeluarkan cairan yang menumpuk di telinga. Lubang kecil sekitar 2-3cm dibuat di gendang telinga. Setelah itu dimasukkan grommet alias pipa kecil ke dalam lubang telinga yang telah dilubangi. Tujuannya untuk mengeluarkan cairan yang menumpuk. (obat radang telinga tradisional)

Grommets akan lepas dengan sendirinya ketika gendang telinga tumbuh kembali, biasanya setelah 6-12 bulan. Toh itu tak terlalu membantu pendengaran gadis kelahiran 14 Februari 1994 itu.

Penderita yang mendapat infeksi telinga biasanya menderita infeksi saluran nafas atas semisal influenza atau sakit tenggorokan. Antara hidung dan telinga dihubungkan oleh sebuah saluran tuba auditorius. Jika infeksi di saluran atas tak diobati dengan baik bisa menjalar ke telinga.

Antibakteri

gamatPada Januari 2009 seorang kerabat menyarankan Nina untuk memberikan ekstrak teripang kepada Cynthia. Karena pengobatan yang selama ini dijalani belum membuahkan hasil. Nina menuruti saran itu. Cynthia pun rutin mengkonsumsi 1 sendok makan ekstrak teripang 3 kali sehari. Sebagai tambahan, ia juga mengkonsumsi 10 tablet spirulina 2 Kali sehari.

Sebulan kemudian, Radang Telinga yang di derita nya kian membaik dan pendengarannya pun sangat membaik. Kandungan gizi teripang yang lengkap membuatnya ampuh membangun kekebalan tubuh dan memberantas bakteri. Sebut saja 9 jenis karbohidrat, 19 jenis asam amino, 25 komponen vitamin, 59 jenis lemak, 5 jenis sterol, dan 10 jenis mineral.

Hal tersebut diperkuat oleh hasil riset dari Prof Ridzwan Hashim dari Universita Kebangsaan Malaysia bahwa teripang Bohadshia orgus, Holothuria atra, dan H. scobra berefek antibakteri. Musababnya, menurut Ridzwan, ”namiko” -sebutan teripang di Jepang-mengandung phosphate, buffered saline yang ampuh menghambat pertumbuhan bakteri gram positif dan gram negatif. Berkat itulah kini Cynthia tak perlu mengeraskan volume televisi yang membuat pekak telinga seluruh penghuni rumah. (Faiz Yajri)

Barang Sampai Baru Transfer Pembayaran


0 komentar:

Poskan Komentar